Ringkasan Berita:
- Farhan Halim yang berada di Jepang merasakan efek atas kegagalan Timnas Voli Putra Indonesia meraih medali emas SEA Games 2025
- Farhan Halim digoda kapten Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, yang menyebutnya akan menjadi senior dan kapten Timnas Voli Putra Indonesia mendatang
- Farhan Halim kini berstatus abroad di Liga Voli Jepang memperkuat VC Nagano Tridents
UMKM News - Efek kegagalan Timnas Voli Putra Indonesia meraih emas SEA Games 2025 terasa sampai ke Jepang. Farhan Halim digoda kapten Bhayangkara Presisi Nizar Zulfikar.
Timnas Voli Putra Indonesia harus puas meraih medali perak pada SEA Games 2025 setelah kalah 3-2 atas Thailand pada partai final yang berlangsung di Bangkok, Jumat (19/12) malam WIB.
Ini menjadi kegagalan tim voli putra Indonesia setelah di tiga edisi SEA Games sebelumnya, selalu berhasil membawa pulang medali emas.
Imbas dari kekalahan Rivan Nurmulki cs meraih keping medali tertinggi SEA Games edisi ke-33 sampai dirasakan oleh Farhan Halim yang saat ini berada di Jepang.
Pevoli kelahiran 26 April 2001 ini tengah berstatus abroad alias berkompetisi di luar negeri, tepatnya memperkuat VC Nagano Tridents, klub yang bermain di kasta tertinggi Liga Voli Jepang atau SVLeague.
Dalam pengakuan Farhan Halim, media sosialnya ramai dibanjiri komentar volimania Tanah Air menyusul kegagalan Indonesia meraih emas SEA Games. Tak sedikit yang menge-tag akunnya pula.
Maklum, Farhan Halim yang notabene-nya merupakan andalan Timnas Voli Indonesia kini, tidak masuk daftar skuad yang dibawa untuk SEA Games Thailand.
Alasan Farhan tengah abroad di Jepang dan mepetnya waktu bergabung ke TC, membuat pelatih Timnas Voli Putra Indonesia, Jeff Jiang Jie menepikannya.
Hal itu disampaikannya dalam live media sosial TikTok Farhan Halim bersama setter Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar dan libero Pasundan, Ibang, yang tayang di YouTube Penonton Voli, Selasa (23/12).
"Udah tau enggak ikut ya, sampai sekarang ya mas, tiga hari, rame isi Instagramku," keluh Farhan Halim yang menyayangkan netizen menge-tag akunnya setelah Timnas Voli Putra Indonesia kalah di final perebutan medali emas SEA Games 2025.
Momen ini dimanfaatkan oleh Nizar, yang juga pernah memperkuat Indonesia di SEA Games sebanyak tiga kali, untuk menggoda juniornya itu.
"SEA V League kemarin Farhan main kan, juara kan," respons Nizar Zulfikar memastikan.
"SEA Games berarti begitu, tetep membutuhkanmu," goda mantan pevoli Surabaya Samator kepada juniornya tersebut.
"Habis ini kamu timnas seumur hidup, Han," lanjut Nizar Zulfikar untuk Farhan Halim, yang pernah beken dengan julukan Bang Mulet.
Digoda Jadi Kapten dan Senior Timnas
Nizar Zulfikar pun memprediksi bahwa Farhan Halim nantinya bisa menjadi kandidat kuat kapten Timnas Voli Putra Indonesia.
Apa yang disampaikan Nizar cukup beralaskan, di tengah simpang siur kabar Rivan Nurmulki berencana pensiun dari timnas setelah SEA Games 2025.
"Dari (liga voli-red) Jepang kan pasti kualitasnya naik to, jelas timnas seumur hidup," ucap Nizar Zulfikar.
"Seniornya kamu setelah ini, siapa lagi. Udah cocok jadi kapten," lanjut pevoli yang kini berstatus sebagai anggota aktif Polri.
Farhan Halim pun menolak jika dirinya dinilai pantas menjadi senior, apalagi sebagai kapten Timnas Voli Putra Indonesia.
Dia merasa dirinya belum lama menjadi bagian Timnas Voli Putra Indonesia. Suami Dita Azizah itupun menghitung baru dua kali dirinya memperkuat Merah Putih di ajang SEA Games.
"Baru juga ikut dua kali (SEA Games-red)," timpal pevoli didikan Pasundan tersebut.
Farhan Halim menjadi bagian dari skuad Indonesia kala meraih medali emas pada SEA Games 2022 dan 2023.
Pada partai final SEA Games 2022, Timnas Voli Putra Indonesia mengalahkan tuan rumah Vietnam tiga set tanpa balas. Hal itu berlaku di SEA Games 2023, saat Farhan Halim dkk. mengalahkan Kamboja yang berstatus tuan rumah lewat skor 3-0.
(UMKM News/Giri)