UMKM News, BANGKA- Ibrahimovic (17), seorang remaja di Bangka Tengah masih ingat betul bagaimana ia kehilangan temannya, Ihsanudin, di hari nahas itu,Senin (22/12/2025) lalu.
Saat itu, ia bersama Ihsanudin (16) dan Refi (15) sedang duduk santai sambil memancing di atas speed boat milik warga yang terpakir di muara sungai, dekat kawasan hutan bakau.
Namun, 30 menit kemudian, datanglah kawanan monyet ke arah mereka dengan tiba-tiba.
Karena terkejut, tiga sekawan ini pun memutuskan melompat ke sungai untuk menjauh dari kawanan monyet yang datang dari daratan.
Mereka berenang ke daratan yang ada di seberang.
Saat ia dan Refi berhasil naik menepi ke daratan, Ihsanudin ternyata masih berada di tengah sungai.
Setelah itulah, Ihsanudin menghilang selama tiga hari lalu ditemukan meninggal dunia.
"Kami (kemudian) menyeberang ke arah Kuaru Barat. Dia ikut kami juga dibelakang," ujar Ibrahimovic saat ditemui di sela proses pemakaman Ihsanudin, Rabu (24/12/2025).
Ibrahimovic menceritakan, dalam kejadian ini, ia melihat Ihsanudin sempat melambaikan tangan serta berteriak meminta tolong.
Namun karena mereka sudah kelelahan, akhirnya Ibrahimovic dan Refi memutuskan mecoba mengejar korban melewati tepian sungai.
"Dia meminta tolong ke kami, tapi kami sudah tidak sanggup lagi. Sudah habis nafas kami. Arus memang sangat kuat kemarin itu. Kami kejar lewat darat, tidak ada (terlihat) lagi," sebutnya.
Setelah kejadian tersebut, para remaja ini berusaha meminta tolong salah satu warga yang melintas menggunakan perahu nelayan di bibir sungai.
Akan tetapi usaha itu juga tidak membuahkan hasil, sehingga korban terseret arus.
"Tidak sanggup kapal mengejar, kapal besar, tapi air sungai tipis (surut). Setelah itu kami melapor ke Kades, ke orang tua dia juga," kata dia.
Sempat Hilang 3 Hari
Ihsanudin, remaja 16 tahun yang dikabarkan hilang tenggelam di Muara Sungai Kurau, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (24/12/2025) pagi.
Pantauan di lapangan, sekitar pukul 08.30 tim gabungan telah mengevakuasi jenazah korban yang dinyatakan hilang sejak Senin (22/12/2025) lalu.
Berdasarkan informasi yang diterima UMKM News, korban terlebih dahulu dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat menggunakan mobil ambulans oleh petugas.
Sementara itu, kediaman pribadi keluarga korban yang beralamat di Desa Kurau Barat, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, mulai ramai didatangi warga serta para saudara terdekat.
Diduga karena Kelelahan
Sebelumnya diketahui, peristiwa nahas menimpa seorang remaja bernama Ihsanudin (16) usai hilang tenggelam di muara sungai Desa Kurau, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, pada Senin (22/12/2025).
Berdasarkan keterangan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang, kejadian bermula pada pukul 15.00 WIB saat korban sedang bersantai sembari memancing bersama dua rekannya, di atas sebuah perahu speed lidah yang sedang bersandar di dermaga nelayan.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika menyampaikan, suasana tenang itu seketika berubah saat kawanan monyet tiba-tiba melompat ke atas perahu mereka.
Karena terkejut, ketiga remaja tersebut secara refleks melompat ke sungai untuk menyelamatkan diri.
Mikel Rachman menerangkan, menurut keterangan saksi, korban sempat berhasil berpegangan pada badan perahu, namun melihat kedua temannya berenang menuju sisi sungai seberang, korban memutuskan untuk ikut berenang menyusul.
Akan tetapi, karena diduga mengalami kelelahan di tengah arus sungai, korban tidak mampu mencapai tepian dan tenggelam.
Rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun kondisi air yang sedang surut membuat tubuh korban terseret arus dengan cepat hingga menghilang dari pandangan.
Warga yang menerima laporan dari rekan korban segera meneruskan informasi tersebut ke Kantor SAR Pangkalpinang.
Menindaklanjuti laporan itu, satu tim rescue segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berada pada koordinat 2°19'47.5"S 106°14'08.1"E.
Setibanya di lokasi, Tim SAR langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga dan unsur terkait dan bergegas melakukan pencarian terhadap korban.
Satu unit Rubber Boat (perahu karet) diterjunkan untuk menyisir area sekitar lokasi kejadian.
"Kami telah menerjunkan tim rescue ke muara sungai desa kurau setelah menerima laporan adanya warga yang tenggelam. Saat ini, fokus pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di permukaan air mengikuti arus surut air laut yang mengarah keluar muara," ujar Mikel dalam keterangan yang diterima UMKM News.
Ia juga menambahkan bahwa tim akan berupaya maksimal agar korban dapat segera ditemukan.
"Semoga kondisi cuaca mendukung dan upaya pencarian oleh tim gabungan segera membuahkan hasil," pungkasnya.
Pada Rabu (24/12/2025) pagi, tim gabungan mendapati Ihsanudin yang dikabarkan hilang tenggelam di Muara Sungai Kurau ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (24/12/2025) pagi.
Kasat Polairud Polres Bangka Tengah Iptu Deny Dwi P menyampaikan, korban ditemukan di kawasan pantai Pal 4 yang masuk wilayah Desa Penyak, Kecamatan Koba.
"Dapat kami sampaikan, syukur alhamdulillah, pada hari ini tanggal 24 Desember pukul 08.10 wib, korban tenggelam di murau sungai sudah kami temukan di (kawasan) pantai Pal 4 Desa Penyak," ujar Iptu Deny kepada UMKM News.
Menurut Iptu Deny, saat ditemukan kondisi korban sudah mengapung dan terdampar di bibir pantai sebelum kemudian berhasil dievakuasi.
"Untuk korban, Tim SAR gabungan menemukan sudah terapung di pinggir pantai. Kemudian dilakukan evakuasi, untuk melaksanakan visum dan ini sudah kita serahkan ke pihak keluarga," tambahnya.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika menyampaikan, tim gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 2°21'42.3"S 106°15'47.2"E atau sekitar 2,5 nautical mile dari lokasi kejadian.
Untuk itu Mikel menyebutkan, pihaknya menyampaikan duka cita mendalam bagi seluruh pihak keluarga yang ditinggalkan.
"Kami menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan," ujar Mikel dalam keterangan yang diterima UMKM News.
(UMKM News/Rifqi Nugroho)