Rupiah melemah, cek kurs hari ini di Mandiri, BCA, BNI, dan BRI

Pergerakan Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini


Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada hari ini, Rabu (25/2/2026), dengan posisi Rp16.833 per dolar AS. Penguatan mata uang AS membuat rupiah mengalami pelemahan sebesar 4 poin atau 0,02% pada pagi hari.

Beberapa faktor memengaruhi pergerakan rupiah dalam beberapa waktu terakhir. Salah satu sentimen utama berasal dari situasi geopolitik yang sedang berlangsung antara Iran dan AS. Kedua negara akan mengadakan putaran ketiga pembicaraan nuklir di Jenewa pada Kamis. AS berharap Iran menghentikan program nuklirnya, namun Iran menolak keras dan membantah bahwa mereka sedang berupaya mengembangkan senjata atom.

Di sisi lain, kebijakan perdagangan AS juga menjadi perhatian. Donald Trump, mantan presiden AS, memberikan peringatan kepada negara-negara agar tidak mundur dari kesepakatan perdagangan yang baru saja dinegosiasikan dengan AS. Hal ini terkait dengan keputusan Mahkamah Agung yang membatalkan tarif daruratnya. Trump menyatakan bahwa dia akan mengenakan bea masuk yang lebih tinggi berdasarkan undang-undang perdagangan yang berbeda.

Selain itu, Trump juga mengumumkan bahwa dia akan menaikkan tarif sementara dari 10% menjadi 15% untuk impor AS dari semua negara, tingkat maksimum yang diizinkan berdasarkan hukum. Perubahan ini bisa berdampak pada stabilitas pasar global, termasuk nilai tukar rupiah.

Dari dalam negeri, pemerintah Indonesia mencatat penarikan utang baru sebesar Rp127,3 triliun sepanjang Januari 2026. Angka ini mencakup 15,3% dari total target APBN sepanjang tahun ini yang mencapai Rp832,2 triliun. Sementara itu, pembiayaan non-utang pada awal tahun ini mencapai minus Rp22,2 triliun atau 15,6% dari rencana APBN yakni minus Rp145,1 triliun. Pembiayaan non-utang ini artinya tidak menambah utang melainkan berinvestasi di sektor tertentu.

Kurs Jual Beli Dolar AS di Berbagai Bank

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.29 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.827 dan harga jual sebesar Rp16.847 berdasarkan e-rate. Berdasarkan TT Counter, harga beli dan jual dolar AS ditetapkan masing-masing sebesar Rp16.670 dan Rp16.970. Berdasarkan Bank Notes, BCA juga menerapkan harga beli sebesar Rp16.670 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp16.970 per dolar AS.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS per pukul 09.22 WIB masing-masing sebesar Rp16.818 dan Rp16.845 untuk e-rate. Sementara itu, kurs beli dan jual dolar AS pada TT Counter masing-masing ditetapkan sebesar Rp16.740 dan Rp16.940 sampai dengan waktu yang sama.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS pukul 08.51 WIB untuk special rate masing-masing sebesar Rp16.815 dan Rp16.845. Berdasarkan TT Counter, Bank Mandiri menetapkan harga beli per dolar AS sebesar Rp16.640 dan harga jual senilai Rp16.940. Angka tersebut merujuk pada pembaruan pukul 09.20 WIB.

Selain itu, berdasarkan Bank Notes dengan pembaruan terakhir pukul 08.50 WIB, harga beli dan jual per dolar AS ditetapkan masing-masing sebesar Rp16.625 dan Rp16.925.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pada pukul 09.20 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.822 dan harga jual sebesar Rp16.842 berdasarkan special rates. Sementara itu, berdasarkan TT Counter pada jam yang sama, nilai dolar AS untuk beli berada pada level Rp16.735 dan jual sebesar Rp16.995. Angka serupa berlaku berdasarkan Bank Notes per pukul 09.20 WIB.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama