Megawati Tunggu Agenda Timnas, Cedera Hambat Kembalinya Megatron ke Liga Voli Korea 2026/2027

Update Cedera Megawati Hangestri Pertiwi dan Kemungkinan Kembalinya ke Liga Voli Korea

Kondisi kesehatan Megawati Hangestri Pertiwi menjadi isu penting yang memengaruhi rencana kembalinya pevoli asal Jember, Jawa Timur itu ke Liga Voli Korea musim 2026/2027. Sebelumnya, Megawati dilaporkan menolak untuk kembali bermain di Negeri Ginseng karena cedera lutut yang masih mengganggu. Namun, perubahan terjadi setelah setter Daejeon JungKwanJang Red Sparks datang ke Indonesia untuk menyaksikan pertandingannya dalam Proliga 2026.

Dalam pernyataannya, Yeum Hye-seon menyampaikan bahwa Megawati bersedia kembali berlaga di Liga Voli Korea musim depan. Syaratnya, ia harus bermain bersama Yeum Hye-seon. Meski demikian, masalah utama tetap berada pada cedera lutut yang diderita Megawati sejak akhir musim Liga Voli Korea 2024/2025.

Penanganan Cedera yang Tidak Maksimal

Menurut Widi Triyoso, manajer Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, cedera lutut Megawati terjadi karena overuse atau terlalu diforsir. Hal ini disebabkan oleh jadwal pertandingan yang padat, baik di level klub maupun timnas. Bahkan, saat bermain di Turki, Megawati masih dalam kondisi cedera.

“Cedera lutut tersebut sejak dari Korea karena overuse atau terlalu diforsir, tidak ada jeda dari berlatih hingga pertandingan,” ujar Widi Triyoso.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa Megawati masih dalam kondisi cedera saat tampil di Proliga 2026 di Gresik Petrokimia. Meskipun begitu, Jakarta Pertamina Enduro tetap memberikan penanganan terbaik untuk pemulihan cedera Megawati.

“Kami merawat Mega dengan tim dokter lengkap setiap hari. Dia diawasi oleh tim pelatih khusus, dokter khusus, dan didatangkan obat khusus dari Turki,” tambah Widi.

Masalah Waktu dan Agenda Timnas

Meski memiliki niat kuat untuk kembali ke Liga Voli Korea, Megawati menghadapi tantangan besar dalam hal waktu. Setelah Proliga 2026 rampung pada akhir April mendatang, ia akan menghadapi agenda lain, yaitu Kejuaraan Voli Asia sektor putri. Dengan statusnya sebagai anggota Timnas Voli Putri Indonesia, sangat mustahil namanya dicoret dari skuad.

Sementara itu, Liga Voli Korea musim baru akan dimulai Oktober mendatang. Waktu yang tersisa bagi Megawati untuk pulih sepenuhnya cukup terbatas. Oleh karena itu, Widi Triyoso mengatakan bahwa semua keputusan mengenai kembalinya Megawati ke Korea harus ditentukan oleh Bank Jatim, sebagai klub induknya.

“Urusan Mega kembali ke Korea itu di luar kapasitas saya untuk menjawab,” ujarnya.

“Kalau memang Megawati diizinkan oleh Bank Jatim ya silakan. Kalau Pertamina kan rekrut Mega melalui izin klub (Bank Jatim),” tegas Widi.

Peluang Kembali ke Liga Voli Korea

Jika dilihat dari keinginan Megawati untuk bermain bersama Yeum Hye-seon, maka Red Sparks bukanlah satu-satunya opsi. Klub-klub kandidat juara seperti Pink Spiders atau IBK Altos bisa menjadi tujuan baru bagi Megawati jika ingin kembali berlaga di V-League 2026/2027.

Namun, seluruh proses ini akan bergantung pada persetujuan dari Bank Jatim. Selain itu, keputusan akhir juga harus diambil oleh Megawati sendiri, karena kembalinya ia ke Liga Voli Korea adalah hak pribadi yang harus dipertimbangkan secara matang.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama