
Persebaya Surabaya berhasil melaju ke babak final Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Arema FC dengan skor 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (4/8/2026) malam. Gol kemenangan Persebaya dicetak oleh Yuran Fernandes lewat sundulan pada akhir babak pertama. Kemenangan ini membawa Green Force menuju laga final yang akan berhadapan dengan Persib Bandung.
Keunggulan Persib Bandung Menurut Bernardo Tavares
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, secara terbuka menyampaikan penilaian mengenai kekuatan Persib Bandung menjelang pertemuan kedua tim di final. Ia menyoroti kedalaman skuad Maung Bandung yang mampu membentuk tiga starting line up berdasarkan komposisi pemain yang tersedia.
"Persib telah tiga kali menjadi juara Super League, dan jika kita menganalisis bursa transfer, kita bisa membuat tiga tim berdasarkan skuad Persib," ujar Bernardo Tavares, Selasa (4/8/2026). Pernyataan tersebut disebut sebagai bentuk psywar sebelum laga final.
Di sisi lain, Bernardo juga mengakui bahwa Persebaya Surabaya datang dalam kondisi berbeda karena memiliki skuad yang lebih kecil dibandingkan lawannya. "Saat ini kami memiliki skuad yang kecil, kami memiliki beberapa pemain muda dari Akademi yang bersama kami, juga pemain lain yang cedera musim lalu yang mendapat beberapa menit bermain," kata pelatih asal Portugal itu.
Persebaya Lolos Final Setelah Mengalahkan Arema FC
Persebaya Surabaya memastikan tiket ke final Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Arema FC dengan skor 1-0 pada semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Yuran Fernandes menjadi pembeda setelah mencetak gol melalui sundulan pada penghujung babak pertama.
Pada babak kedua, Bernardo Tavares melakukan penyegaran dengan memasukkan Reza Arya dan Ricky Pratama untuk menggantikan Ernando Ari serta Rachmat Irianto. Pergantian tersebut dilakukan ketika Arema FC mulai meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang.
Yuran Fernandes kembali menjadi sosok penting pada menit ke-48 setelah menyapu bola di depan gawang dan menggagalkan peluang berbahaya Arema FC. Tiga menit kemudian, Yann Mabella juga melakukan intersep penting saat lawan membangun serangan dari lini belakang.
Persebaya Surabaya tetap berusaha menciptakan peluang meski lebih banyak mendapat tekanan. Miguel Pereira mengancam lewat sepakan mendatar dari luar kotak penalti pada menit ke-54, sebelum Jefferson Silva melepaskan tembakan keras lima menit berselang.
Kartu Merah Arema FC Tak Mengubah Hasil
Situasi pertandingan berubah pada menit ke-66 setelah pemain belakang Arema FC menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Miguel Pereira. Keunggulan jumlah pemain membuat Persebaya Surabaya memiliki ruang lebih besar untuk mengatur tempo permainan.
Namun, Arema FC tidak menyerah dan terus mengejar gol penyama kedudukan hingga 10 menit terakhir pertandingan. Lini belakang Persebaya Surabaya tampil disiplin untuk meredam serangan lawan, termasuk melewati enam menit tambahan waktu dengan keunggulan tetap 1-0.
Hasil tersebut mengantarkan Persebaya Surabaya ke final Piala Presiden 2026. Green Force kini harus menghadapi ujian lebih berat karena Persib Bandung sudah menunggu di partai puncak dengan kekuatan skuad yang dinilai Bernardo memiliki kedalaman luar biasa.
Keuntungan Persib Bandung Menurut Bernardo Tavares
Selain kedalaman skuad, Bernardo Tavares juga menyoroti keuntungan Persib Bandung dari sisi waktu persiapan menuju final Piala Presiden 2026. Pelatih Persebaya Surabaya itu menilai Persib Bandung bermain lebih awal sehingga memiliki waktu pemulihan yang lebih panjang sebelum laga puncak.
"Berdasarkan tim lawan, mereka lebih diunggulkan. Mereka bermain lebih awal dari kami, memiliki lebih banyak waktu istirahat, dan memiliki lebih banyak pemain untuk melakukan rotasi," ujar Bernardo Tavares. Pernyataan tersebut memperlihatkan tantangan yang harus dihadapi Persebaya Surabaya sebelum final.
Green Force bukan hanya berhadapan dengan tim yang disebut bisa memiliki tiga starting line up, tetapi juga harus mengatasi perbedaan waktu istirahat serta keterbatasan opsi rotasi. Di tengah kondisi tersebut, Bernardo Tavares tetap membawa Persebaya Surabaya ke final setelah melewati laga semifinal yang berlangsung ketat.
Kemenangan 1-0 atas Arema FC menjadi bukti Green Force mampu bertahan dalam tekanan sekaligus menjaga keunggulan hingga peluit panjang. Final melawan Persib Bandung pun menjadi panggung berikutnya bagi Persebaya Surabaya untuk membuktikan kekuatan skuad mereka. Psywar Bernardo Tavares soal tiga starting line up Persib Bandung kini tinggal menunggu jawaban di lapangan.