7 bahan alami pengganti obat oles untuk mengusir nyamuk, bisa jadi alternatif bebas dari obat nyamuk

UMKM News-Keberadaan nyamuk ternyata tetap bisa meningkat meskipun musim kemarau sedang berlangsung.

Tidak hanya menyebabkan gatal, gigitan nyamuk juga dapat berisiko menyebarkan penyakit berbahaya seperti DBD, malaria, sampai zika.

Meskipun musim kemarau identik dengan minimnya curah hujan, berbagai barang bekas seperti botol plastik, ban bekas, sampai wadah lainnya tetap dapat menampung air.

Kondisi ini dapat menjadi tempat strategis bagi nyamuk untuk berkembang biak.

Salah satu cara umum dilakukan untuk mencegah gigitan nyamuk adalah menggunakan obat anti nyamuk.

Aroma tertentu yang kuat dapat mengganggu kemampuan nyamuk dalam mendeteksi keberadaan manusia.

Saat ini, obat pengusir nyamuk tersedia dalam berbagai produk. Mulai dari obat bakar, oles, sampai spray.

Namun, produk-produk ini terkadang dapat menimbulkan rasa panas ataupun iritasi bagi sebagian orang, terutama yang memiliki masalah kulit sensitif.

Jika anda ingin mencoba alternatif lain untuk membantu mengurangi keberadaan nyamuk di rumah, anda juga dapat memanfaatkan sejumlah bahan alami.

Beberapa bahan tersebut dapat diekstrak dan digunakan sebagai spray pada area strategis yang sering menjadi tempat berkumpulnya nyamuk.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman /karangtengah dan kemkes.go berikut beberapa bahan alami yang dapat diekstrak untuk membantu mengusir keberadaan nyamuk.

  1. Ekstrak daun serai

Daun serai wangi yang ditanam dapat dimanfaatkan sebagai obat alami pengusir nyamuk. Caranya haluskan daun serai kemudian campurkan dengan air sebelum memasukkannya ke dalam botol semprot. Ekstrak daun serai dapat anda semprotkan ke beberapa bagian ruangan rumah untuk memberikan aroma yang tidak disukai nyamuk.

  1. Minyak kayu putih

Selain sering digunakan untuk membantu meredakan gatal, minyak kayu putih juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan alami untuk menjauhkan nyamuk. Caranya cukup dengan menuangkan minyak kayu putih ke dalam botol, setelah itu, semprotkan pada beberapa area rumah yang sering didatangi nyamuk. Aroma khas yang kuat dari minyak kayu putih dapat membantu mengganggu kemampuan nyamuk dalam menemukan mangsanya.

  1. Kulit jeruk

Kulit jeruk juga menjadi salah satu bahan alami yang tidak disukai nyamuk. Anda bisa mengeringkan kulit jeruk kemudian menaruhnya di sudut-sudut ruangan. Selain menghasilkan aroma yang khas, kulit jeruk juga dapat memberikan wangi alami pada ruangan.

  1. Air lemon

Selanjutnya, anda juga dapat membuat semprotan pengusir nyamuk dari air lemon. Peras lemon kemudian campurkan dengan air, sebelum memasukkan bahan tersebut ke dalam botol spray. Larutan ini dapat disemprotkan pada beberapa sudut rumah yang kerap menjadi tempat anda beraktivitas.

  1. Bawang putih

Selain digunakan sebagai bumbu dapur, bawang putih juga dikenal memiliki aroma kuat yang dapat membantu menjauhkan nyamuk. Salah satu cara dapat dilakukan adalah merebus bawang putih untuk mendapatkan larutannya, kemudian memasukkannya ke dalam botol semprot. Larutan tersebut dapat digunakan pada area tertentu di rumah yang sering didatangi nyamuk.

  1. Bubuk kopi

Sementara itu, bubuk kopi dapat menjadi bahan yang dapat membasmi jentik-jentik nyamuk. Bubuk kopi yang ditaburkan pada permukaan air dapat mengganggu kondisi di permukaan sehingga jentik lebih sulit bernapas.

  1. Kapur barus

Kapur barus juga memiliki aroma yang sangat menyengat. Bau ini tidak disukai oleh nyamuk. Aromanya yang menyengat dipercaya dapat membuat nyamuk enggan mendekat. Kapur barus yang sudah dihaluskan dapat dicampur dengan air pada gelas, lalu ditaruh di dekat sarang nyamuk.

  1. Peppermint

Peppermint juga memiliki aroma yang tidak disukai oleh nyamuk. Peppermint dapat dijadikan obat semprot dengan mencampurkannya dengan air. Kemudian, digunakan sebagai bagian dari upaya mengurangi keberadaan nyamuk di dalam rumah anda.

***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama