Berita populer: Heboh dari oknum polisi nyolong sapi hingga ancaman lava Gunung Ili Lewotolok

Berita populer: Heboh dari oknum polisi nyolong sapi hingga ancaman lava Gunung Ili Lewotolok
Ringkasan Berita:
  • Seorang anggota polisi aktif berinisial PBU kini disidik ketat usai diduga terlibat sindikat pencurian ternak sapi di Haharu
  • Warga Lembata cemas setelah aliran lava pijar dilaporkan terus merangkak mendekati rumah adat Lewohala
  • Warga Tambolaka ngamuk desak pengamanan ketat akibat semrawutnya antrean BBM di SPBU Radamata

UMKM News, KUPANG- Berikut ini tersaji Berita Populer NTT hari ini Minggu (6/9/2026) merujuk pada website UMKM News. Berita populer adalah berita dengan pembaca terbanyak.

Sedikitnya ada lima Berita Populer NTT yang menjadi perhatian pembaca yakni :

Pertama, Sumba Timur Geger! Seorang anggota polisi aktif berinisial PBU kini disidik ketat usai diduga terlibat sindikat pencurian ternak sapi di Haharu.

Kedua, Warga Lembata cemas setelah aliran lava pijar dilaporkan terus merangkak mendekati rumah adat Lewohala.

Ketiga, Warga Tambolaka ngamuk desak pengamanan ketat akibat semrawutnya antrean BBM di SPBU Radamata.

Keempat, Warga Sumba Barat panik setelah gempa dengan kekuatan M 4,4 mengguncang wilayah ini pada Rabu (9/9/2026) pagi.

Kelima, Pemkab Malaka didesak buka-bukaan soal informasi publik demi transparansi.

Simak daftar 5 berita pilihan:

1. KI NTT Dorong Pemkab Malaka Optimalkan Keterbukaan Informasi Publik

Komisi Informasi (KI) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Malaka mendorong penguatan keterbukaan informasi publik sebagai bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan bersih.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi bertajuk “Peran Komisi Informasi dalam Mengoptimalkan Implementasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik di Kabupaten Malaka” yang berlangsung di Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Malaka, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Malaka, Wilhelmus J. Lakka, bersama sekretaris dan seluruh staf Dinas Kominfo. Sementara dari Komisi Informasi NTT hadir langsung Koordinator Bidang (Korbid) Penyelesaian Sengketa Informasi, Yosef Kolo, S.S., yang akrab disapa Yoko, sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut.

Baca selengkapnya di sini

2. Lava Gunung Ili Lewotolok Mendekat Rumah Adat Lewohala dan Kebun Warga

Aliran lava Gunung ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengalir mendekati rumah adat Lewohala atau kampung lama Lewohala dan kebun warga di Desa Jontona, Kecamatan Ile Ape.

Aliran lava ini terjadi sekitar 22 Agustus 2026 lalu, dan hingga kini aliran lava itu mengarah ke kebun-kebun warga meski kobaran api sudah mulai padam pada bagian permukaan.

Warga setempat pun mulai khawatir apabila aliran lava itu terus menerus mengarah ke pemukiman warga, karena saat ini, aliran lava mendekati rumah adat Lewohala dengan jarak sekitar 200-300 meter.

Baca selengkapnya di sini

3. Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Sumba Barat, Dirasakan hingga Sumba Tengah

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (9/9/2026) pagi.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 08:04:26 WIB dengan kedalaman 21 kilometer.

Episenter gempa berada pada koordinat 9,82° LS dan 119,55° BT, tepatnya di laut sekitar 20 kilometer sebelah timur Sumba Barat, NTT.

Baca selengkapnya di sini

4. Oknum Polisi yang Terlibat dalam Kasus Curi Sapi di Sumba Timur Masih Disidik

Polres Sumba Timur masih melakukan penyidikan terhadap PBU, seorang anggota polisi aktif yang diduga terlibat dalam kasus pencurian sapi di Kecamatan Haharu.

Sementara pelaku lainnya, berinisial RNKM telah ditetapkan jadi tersangka dalam kasus itu pada Selasa (8/9/2026).

Sebelumnya, kedua terduga pelaku ditangkap warga pada Minggu (6/9/2026). Keduanya diduga mencuri ternak sapi milik warga.

Baca selengkapnya di sini

5. Warga Desak Pemerintah SBD Kirim Tim Terpadu Amankan Atrean di SPBU

Warga Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya mendesak pemerintah segera menerjukan kembali tim terpadu untuk mengamankan kelancaran pelayanan BBM di SPBU Radamata, Taworara maupun SPBU di jalan Waikelo.

Hampir dua pekan terakhir ini antrean kendaraan semakin padat bahkan sejumlah kendaraan terpaksa bermalam di areal SPBU agar memudahkan pengisian BBM keesokan harinya.

Disisi lain, para penjual BBM eceran pertalite kembali marak di Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya. Harga BBM eceran sangat mahal yakni Rp 30.000 per botol dan Rp 20.000 per setengah botol.

Baca selengkapnya di sini

Ikuti Berita UMKM Newslainnya di GOOGLE NEWS

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama